Sabtu, 06 Juli 2013

Separuh Hutan Di Kabupaten Ponorogo Rusak Parah


Provinsi Jawa Timur adalah salah satu daerah yang merupakan memiliki daerah hutan yang begitu luas juga hutannya sendiri yang cantik, salah satunya yaitu di daerah Ponorogo, tetapi hampir separuh wilayah hutan di Kabupaten Ponorogo rusak parah. Dari total 47.079 hektar luas hutan yang ada, baru 6.900 hektar saja yang tertangani. Jumlah lahan kritis yang belum tersentuh penghijauan di wilayahnya ada sekitar 28.055 hektar. Memang tidak semua lahan kritis berada di kawasan hutan negara.


Sebagian lain merupakan lahan kritis yang lokasinya di kawasan hutan rakyat. Tapi berdasar rasio kerusakan hutan yang terdata di perhutani, luas hutan negara yang kritis tercatat paling besar. Dampak yang ditimbulkan dari kerusakan hutan tersebut menyebabkan permukaan air tanah di wilayah Kabupaten Ponorogo menurun tajam. Tahun 2007 kemarin saja, tercatat penyusutan air dalam tanah antara 12-21 centimeter. Kondisi itu bisa semakin memburuk, apalagi jika penanaman hutan kembali atau penanganan lahan kritis tidak segera dilakukan secara impresif.

     Pemanfaatan dan penggunaan lahan harus sesuai dengan rencana tata ruang wilayah yang telah ditetapkan, dimana rencana tata ruang merupakan pedoman untuk pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfataan ruang di wilayah Kabupaten Ponorogo. Terjadinya alih fungsi lahan dan penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan fungsinya akan menyebabkan menurunnya daya dukung lahan sehingga berpotensi terjadi degradasi lahan. Berdasarkan kondisi dan permasalahan dalam sumber daya lahan di wilayah Kabupaten Ponorogo, perlu disusun suata arahan kebijakan, rencana dan program (KRP) sebagai dasar arahan untuk penataan dan pendayagunaan pemanfaatan dan penggunaan lahan sehingga dapat mendukung perkembangan wilayah dan fungsi daya dukungnya terhadap lingkungan. Tingginya alih fungsi kawasan hutan menjadi kawasan pemanfaatan lain terutama lahan pertanian dan meningkatnya kerusakan kawasan hutan di wilayah Kabupaten Ponorogo menyebabkan menurunnya fungsi dan daya dukung kawasan hutan terhadap lingkungan sekitarnya. Sedikitnya 12 lokasi yang tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dinyatakan rawan longsor. 

     Dua belas titik rawan tersebut di antaranya berada di wilayah Kecamatan Pulung, Sawoo, Badegan, Pudak, Sampung, dan Kecamatan Ngebel. Kerusakan hutan di lereng gunung akibat pembalakan dan kebakaran, terganggunya keseimbangan alam, hingga berkurangnya daerah resapan air di lereng gunung rawan menyebabkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor. Pembangunan Kehutanan merupakan upaya menjamin kelestarian hutan dan meningkatkan kontribusi pengelolaan hutan terhadap pembangunan di daerah.  Upaya yang telah dilakukan yaitu Dinas Pertanian Bidang Kehutanan Kabupaten Ponorogo telah menyelenggarakan beberapa kegiatan dalam rangka upaya melestarikan serta merehabilitasi hutan dan lahan.


1.      Pembuatan tanaman hutan rakyat.
Pembuatan tanaman hutan rakyat merupakan upaya rehabilitasi lahan tidak produktif (lahan kosong/kritis) untuk memulihkan fungsi dan meningkatkan produktivitas lahan dengan hasil tanaman berupa kayu-kayuan.
2.      Pelestarian Kawasan Sumber air
Pelestarian kawasan sumber air merupakan wujud kegiatan konservasi sumber daya alam yaitu upaya untuk melindungi dan melestarikan keberadaan sumber air agar tetap mampu menyediakan air secara terus menerus sehingga dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
3.      Perencanaan dan Pengembangan Hutan Kemasyarakatan (Penanaman Tanaman Penguat Teras )
Kegiatan ini berupa kegiatan penanaman tanaman kaliandra sebagai tanaman penguat teras yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lahan secara serba guna dalam rangka mendukung kehidupan dan kesejahteraan masyarakat disekitarnya dan memberikan manfaat lain seperti:
·         mengurangi laju erosi dengan mengurangi laju aliran air permukaan;
·         Memperbesar penutupan tanah dengan tajuk tanaman
·         Menyediakan hijauan makanan ternak;
·         Menyediakan kayu bakar;
·         Pengawetan dan peningkatan kesuburan tanah;
·         Peningkatan Pendapatan Petani.

Dengan telah dilaksanakannya upaya pelestarian dan rehabilitas hutan dan lahan diharapkan kerusakan” yg telah terjadi dpt diperbaiki kembali dan dapat tercapai suatu kondisi hutan yg baik di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. (Tris Harsono).

Sumber :
http://hutbunponorogo.blogspot.com/

http://olahraga.kompas.com/read/2009/11/21/20531145/Di.Ponorogo.12.Daerah.Rawan.Longsor.

http://lingkunganharmonis.blogspot.com/2013/06/separuh-hutan-di-kabupaten-ponorogo.html

0 komentar:

Posting Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

free web counter

Peta Pengunjung

Page Rank

Most Wanted

Flag Counter

Tuker Link Yuk

/* Circle Text Styles */ #outerCircleText { font-style: normal; font-weight: normal; font-family: 'comic sans'; color: #FF6600; position: absolute;top: 0;left: 0;z-index: 3000;cursor: default;} #outerCircleText div {position: relative;} #outerCircleText div div {position: absolute;top: 0;left: 0;text-align: center;} ">

Copyright © 2012. Belajar Lingkungan dan Kimia Industri - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Bamz